charming 8

318 Kata
Melihat Arjuna yang sekarang aku sedikit tersentuh. Berbeda saat dia masih memakai seragam putih abu-abu. Dulu dia adalah cowok urakan dan playboy ternyebelin yang pernah aku kenal. sekarang dia sudah jauh lebih dewasa. Aku tidak pernah berpikir untuk berpacaran dengannya, apalagi sampai menikah. Aku tidak tahu apa yang ada dipikiran orang tua kami. Selama ini,aku hanya menganggap Arjuna adalah kakak ku. Kami sama-sama anak tunggal. Rumah kami bersebelahan. Bahkan tahun lahir kami sama. Dia selalu bisa diandalkan saat bermain bersama. Dia juga melindungi ku saat teman-teman yang lain mengejekku. Karena baginya,, hanya dia yang boleh mengejek aku bakpao. hmm..lucu kan.... " jawab Jun pertanyaan ku, kenapa kamu tidak menolak perjodohan ini??." tanyaku " eemm...." dia terlihat berpikir dan tersenyum. "kamu tahu kan,aku tidak bisa jauh dari mama. karena mama bagiku adalah segalanya. Papa mengancam aku, kalau sampe aku menolak perjodohan ini,dia akan mengirim aku ke luar negeri." jawabnya panjang. " terus...Tante Reni diam saja pas papamu mengancam" tanya ku. " ya...mama hanya tersenyum." Arjuna menghela nafas " Dia memintaku menuruti keinginan mereka. Dan,mama bilang, dia sangat senang kamu jadi menantunya." jawab Arjuna malu. 'deg'... ~Sebegitu inginkah mereka membuat ku menjadi menantunya?~batinku Sebenarnya apa yang om Danu dan Tante Reni pikirkan. Jika bicara tentang kekayaan dan kekuasaan, level keluarga kami berada dibawahnya. Jika bicara tentang penampilan,aku merasa masih kalah dengan semua mantan-mantan Arjuna. " lalu kamu sendiri bagaimana?" tiba-tiba arjuna bertanya. " oh... kemarin papa meminta dengan sangat kepada ku. Demi nama baik keluarga karena papa sudah berjanji." jawabku dengan hembusan nafas berat. "karena selama ini papa belum pernah meminta apapun padaku. Semua yang aku inginkan, selalu aku dapatkan tanpa penolakan dari papa." kataku. " lalu selanjutnya bagaimana?" tanya Arjuna. " kita jalani saja dulu." ucapku " baik, nanti aku yang akan bilang sama orang tua kita untuk menentukan tanggal dan hari baiknya." ucap Arjuna " tapi maaf Juna,,aku belum bisa mencintai kamu sepenuhnya,."ucapku. aku dan Arjuna terdiam sesaat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN