Al tiba di rumah. Ia keluar mobil dan bercermin di spion. Ia melihat wajahnya yang terluka akibat tamparan yang begitu keras. Bibirnya juga terluka dan terlihat jelas. Ia harus sembunyikan luka ini dari Lisa. Ia tidak mau wanita itu melihatnya seperti ini. Ia merapikan rambutnya dan merapikan pakaiannya. Ia harus tampak baik-baik saja. Ia beranjak menuju pintu rumah. Ia mengambil kuncil di saku celana dan membuka pintu. Rumahnya sangat sepi seperti tidak berpenghuni. Ia melangkah masuk kedalam. Ia melihat sekitar dan tidak mendapati Lisa. Mungkin wanita itu sudah tidur. Ia ke dapur untuk memastikan sesuatu. Ia tersenyum saat melihat meja makan yang sudah bersih. Tidak ada lagi makanan yang ia buat, artinya Lisa sudah memakannya dan membereskannya. Ia lega. Ia segera ke atas menemui Lisa

