Jenuh

1010 Kata

"Mah, buku mulutnya," pinta Lisa. Mertunya itu tidak mau buka mulut. Gimana mau dikasih asupan kalau tutup mulut terus. "Mamah, mamah harus makan." "Saya nggak mau!" Resi mendorong sendok yang Lisa sodorkan. Makanan yang di dalam sendok itupun tumpah ke lantai. Lisa menahan dirinya untuk tidak marah. Ia tarik napasnya dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Sabar, ia harus ekstra sabar. Ia menyendoki makanan lagi. "Mah, ayo buka mulut. Aaaaa ...." "Saya nggak mau makan!" tekan Resi. "Tapi mamah harus makan, Mah." "Saya nggak mau makan disuapin kamu. Saya mau Manda yang melakukannya." Lisa menarik napas lagi dan menghembuskannya perlahan. "Mah, mamah nggak dengar tadi kata Manda. Dia lagi sibuk nggak bisa ungursin mamah. Kan ada aku, mamah makannya sama aku aja." "Nggak!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN