Merasa diabaikan

1401 Kata

Bella tertegun, tak menyangka jika kata maaf keluar dari bibir Rava. Semenjak pria itu datang ke Singapore, dia hanya menunjukkan kebencian pada Bella. Rasanya mustahil bagi Bella jika Rava meminta maaf padanya. Bella masih enggan menatap Rava. Mata wanita itu berkaca-kaca. Seandainya Rava benar-benar tulus meminta maaf, tetap saja tidak mampu menyatukan hati Bella yang telah hancur berkeping-keping. Rasanya Bella tak ingin melihat pria itu lagi. Jika bukan karena Noah, dia mungkin tak akan mengizinkan Rava datang ke apartemennya. "Maaf karena aku baru mengetahui tentang Noah sekarang sehingga kamu harus berjuang sendirian membesarkannya. Aku sadar pasti berat bagi kamu untuk melewati semua itu. Maafkan aku karena menjadi pria yang tidak bertanggung jawab." Mata Rava terlohat berkaca-kac

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN