Bab 25. Kecurigaan Andre Andre Laki-laki itu beberapa kali pernah hampir menyakiti Llidia. Kenapa Mama sampai bisa memperkerjakan dia sebagai supirnya? "Ayo kita masuk dulu, Ndre!" ajak Lidia. Kalau saja Lidia tidak menarik dan mengajakku untuk segera masuk. Sudah kujadikan perkedel laki-laki itu. Entah kenapa sejak bertemu dengan Lidia, aku selalu saja takut kehilangan wanitaku itu. Aku mengenalnya sejak awal ia berobat di rumah Jeng Putri. Lidia pada saat itu sangat kurus dan pucat. Namun aku melihatnya sebagai wanita yang kuat dan sangat penyabar. Kekagumanku padanya membuatku semakin ingin memilikinya. Lidia sangat telaten menemani dan membantu mama ketika mereka sama-sama berada di rumah perawatan Jeng Putri. Karena itulah kenapa Mama sangat menyayanginya. "Ada apa ini? L

