Part 45

1265 Kata

Beranjak, Abidzar keluar dari mushola dan menghampiri keluarganya didepan ruang ICU. Bertepatan dengan itu, wanita berjas putih keluar dari ruangan Nara. "Dokter, bagaimana keadaan putri saya?"tanya Arman. Bukannya menjawab, wanita bergelar dokter itu hanya diam seribu bahasa. Dari air mukanya pun sulit diartikan. Membuat jantung Abidzar berdetak lebih cepat. Ia takut, kalau kabar buruklah yang akan disampaikan oleh dokter Fitri. "Dokter! Jawab! Istri saya baik - baik saja kan?"tuntut Abidzar tidak sabaran. Bahakan tanpa sadar, kedua tangannya mencengkram kerah baju Dokter Fitri. "Istri anda..." Abidzar mengguncangkan tubuh Dokter Fitri cukup kuat. "Dokter jawab!" Pria itu mulai tersulut emosi. Kilatan merah terpancar jelas dimatanya. Wanita itu menghembuskan nafasnya pelan. Kemudi

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN