Part 44

1969 Kata

"Tau gak Ra, aku tuh seneng banget tau pas denger kabar kalo kamu sadar."cerocos Alya pada sahabatnya itu. Sedangkan wanita yang diajak berbicara, hanya tersenyum sebagai tanggapannya. "Waktu kamu koma kemarin, asli deh aku khawatir banget. Rasanya tuh takut, sedih pokoknya campur jadi satu. Aku takut kalau kamu kenapa - napa. Soalnya aku belum sanggup buat ditinggalin kamu. Tapi syukur deh akhirnya kamu bangun juga."kata Alya dengan nada cerianya. "Alhamdulillah,"hanya balasan singkat yang diucapkan oleh Nara. Wanita itu masih belum mood untuk berbicara banyak. Badannya juga masih lemas. Baru dua jam yang lalu wanita itu sadarkam diri. Dan hal itu, cukup membuat keluarganya girang. "Alhamdulillah, Umi seneng banget sayang."Liana yang baru saja tiba langsung memeluk putrinya erat. Arma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN