Anne Pov. Sudah sebulan aku dan Willy bersama di pulau terpencil pribadi miliknya. Di luar dugaan, semua berjalan tidak seburuk yang aku kira pada awalnya. Kami justru menghabiskan waktu untuk bersenang- senang mulai dari pagi hingga menutup mata untuk istirahat. Tentu saja sek* menjadi sela -sela kegiatan kami, dan kali ini aku melakukannya tanpa paksaan. Seperti biasa aku tidak sabar menunggu apa yang aku santui di saat membuka mata di pagi hari. Willy dan rencananya pasti membuatku melewati hari tanpa aku sadari. Secara tidak sadar jantungku bertalu- talu menantikan kedatangannya ke kamarku. Selamat tinggal di vila ini aku memang tidak terpisah dari Willy. Aku beralasan jika hal itu jauh lebih menyenangkan daripada tidur bersama, aku mengatakan jika kami akan saling merindukan keesok

