Mia menggeleng ketika Zack mengangsurkan ponselnya dengan suara Nathan yang memanggil-manggil namanya. Mata Zack membesar sesaat, ia kebingungan ketika Mia menolak bicara dengan sahabatnya itu. Zack kembali menempelkan ponselnya ke telinganya sendiri ketika ia menyadari diamater bola mata Mia yang menyala-nyala itu lebih besar darinya. Ia berdecak pelan dan kembali bicara pada Nathan. "Nanti aja deh lo telepon lagi Nath, dia beneran kesambet kayaknya, langsung bisu tuh...aduh!" Zack mengusap kepalanya yang baru saja ditoyor Mia. "Ngomong disaring dulu sih! Ya sudah nanti gue telepon lagi" Nathan menutup teleponnya dan Zack kembali berpaling ke Mia di kursi belakang. "Gue cabein mulut lo nanti!" omel Mia ke Zack. "Ya ampun, nasib gue emang ya, diomelin sana sini. Gue laper! Lo tangg

