Gelap, itu yang pertama aku lihat saat aku membuka mataku. Aku mencoba mengingat semua yang telah terjadi sepanjang malam ini.Kembali aku menangis dalam diamku. Aku kembali kehilangan kedua temanku, tapi aku berharap kali ini mereka benar-benar tenang di alamnya sana dan tak ada lagi yang memanfaatkan jasad mereka untuk kejahatan.Kembali ku pejamkan mataku dan menarik napas dalam untuk menahan semua air mata yang siap meluncur menjadi sebuah aliran sungai di kedua pipiku.Ini bukan saatnya aku menangisi mereka, masih ada tugas lain yang harus aku lakukan. Ya, aku harus menyelamatkan Hendra dan Wilman sebelum semuanya terlambat. Perlahan aku bangun dari tidurku dan baru kusadari jika aku tengah berada di dalam tendaku dengan Hanry di sampingku.Tubuh kokoh dan besar Hanry meringkuk di sampin

