Aku membuka mataku dan mengambil ponselku yang tadi sedang di charge.Kuhidupkan ponselku dan mengecek beberapa pesan yang masuk baik melalui BBM, WA, atau sms.Pesan-pesan itu lebih banyak dari mama yang mengkhawatirkan keadaanku. "Maaf,Ma, baru kasih kabar, ponsel Diona low bat. Diona baik-baik saja,Ma. Insya Alloh nanti malam atau besok Diona pulang." Ya, sejauh ini aku baik-baik saja, bukan baik tanpa luka. Tapi baik karena aku masih hidup.Jam di ponselku menunjukkan pukul sembilan pagi, matahari pun telah masuk ke dalam kamarku.Aku segera mencuci mukaku dan mengambil beberapa barang untuk melancarkan aksiku. Salah satunya senpi milik Hendra. Kubuka pintu kamarku dengan sangat hati-hati dan mulai berjalan menyusuri koridor hotel.Sesekali aku berpapasan dengan pelayan yang tengah membe

