Bab 47

1183 Kata

Aku terus mencoba menarik lenganku agar terlepas dari borgol sialan ini, tapi sayang itu tak berhasil.Kucoba membangunkan Hendra tapi dia tak bergeming. Dia sepertinya benar-benar tertidur dengan sangat nyenyak. "Sepuluh menit lagi, Di, aku masih ngantuk," kata Hendra. Aku menarik napas dalam mencoba bertahan dalam keadaan seperti ini. Aku memang risih harus tidur berdua dengannya, tapi entah kenapa aku juga merasa nyaman.Sepuluh menit sudah berlalu, aku mencoba membangunkan Hendra tapi dia tak kunjung bangun juga. "Hen... bangunlah sudah siang," kataku. "Sepu...," kata Hendra mencoba mengelak. "Sudah sepuluh menit, Hen, kamu gak kerja? Dan kenapa kamu borgol aku seperti ini?" Kataku sedikit marah. "Hm...," geram Hendra sambil mengangkat tangannya ke atas, tapi satu tangan tak dapat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN