Enam Puluh Delapan

592 Kata

Sakura menatap jari manisnya sedari tadi. Senyum dibibirnya juga manis karena kebahagiaan. Hatinya masih membuncah bahkan telinganya masih mendengar apa yang dikatakan oleh Pandu kemarin. Pernyataan cinta secara tidak langsung dari Pandu sukses membuatnya terlena. Hingga dia tidak sadar jika sebuah mobil sudah berhenti tepat di depannya. "Fokus sama apa sih sampai nggak sadar aku datang?" Tanya pemilik mobil. Sakura hanya terkekeh pelan. Dia melingkarkan tangannya ke tangan laki-laki itu dan menuju ke mobil. Kini dia sudah tidak canggung lagi untuk kontak fisik dengan Pandu setelah Pandu mengutarakan perasaannya karena dia tahu jika perasaannya kepada Pandu tidak bertepuk sebelah tangan. "Mau kemana dulu?" Tanya Pandu pelan. "Langsung pulang saja. Perasaanku tidak enak." Jawab Saku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN