Sakura mengusap mulut Papanya yang masih ada sisa bubur bekas suapannya. Sakura terlihat begitu telaten merawat satu-satunya orang tua yang dia miliki itu. Walaupun tubuhnya lelah dan minta istirahat namun Sakura terus berusaha terlihat baik-baik saja. "Ara senang Papa sudah terlihat lebih sehat sekarang." Ucap Sakura sambil tersenyum. Ya, dia melihat kesehatan Papanya lebih baik dari sebelumnya. Walaupun kini dia merasa kesulitan untuk membawa Papanya kontrol karena ibu tirinya selalu mencegah, namun Sakura tidak kehilangan akal untuk membantah Ibu tirinya itu. Dia sudah bertekad tidak akan terus-menerus menjadi b***k dirumahnya sendiri. "Papa ju..ga senang." Jawab Joko yang sudah mulai lancar bicaranya. "Pokoknya Papa harus segera sembuh." Kata Sakura sambil tersenyum. Terdengar t

