Bab 32

1214 Kata

“Kakak!” kaget Senja memperhatikan sosok di hadapan yang tak kalah terkejut. Melirik tajam Morgan yang mengangkat bahu seolah semua kejadian itu tak bisa dihindari, dengan ekspresi penuh permohonan maaf. “Kakak ngapain di sini?” “Kamu ngapain di sini?” Langit bertanya balik. Merasa butuh penjelasan. Ia yakin ada yang Senja sembunyikan. “Ini .... “ Langit mengangkat satu alis, menanti penjelasan Senja yang tak kunjung keluar. “Ini apa?” “Ini tempat kost aku, Kak.” “Oh ya?” Langit melirik ke dalam rumah. Hatinya menolak percaya. “Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk sampai kampus?” Langit memperhatikan lingkungan sekitar. Karena menurut informasi Senja kuliah dan tinggal di pusat kota. Sedangkan tempat ini jauh dari keramaian. Rumah ini juga sederhana meski terlihat asri. Rasany

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN