“Kakak!” kaget Senja memperhatikan sosok di hadapan yang tak kalah terkejut. Melirik tajam Morgan yang mengangkat bahu seolah semua kejadian itu tak bisa dihindari, dengan ekspresi penuh permohonan maaf. “Kakak ngapain di sini?” “Kamu ngapain di sini?” Langit bertanya balik. Merasa butuh penjelasan. Ia yakin ada yang Senja sembunyikan. “Ini .... “ Langit mengangkat satu alis, menanti penjelasan Senja yang tak kunjung keluar. “Ini apa?” “Ini tempat kost aku, Kak.” “Oh ya?” Langit melirik ke dalam rumah. Hatinya menolak percaya. “Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk sampai kampus?” Langit memperhatikan lingkungan sekitar. Karena menurut informasi Senja kuliah dan tinggal di pusat kota. Sedangkan tempat ini jauh dari keramaian. Rumah ini juga sederhana meski terlihat asri. Rasany
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


