Bunga Mangga

1600 Kata

"Kamu kenapa, sih, dari kemarin muji-muji Lucky terus? Jadi curiga Papa!" kata Lucky yang lalu mencomot kerupuk udah dari toplesnya yang belum Mika tutup lalu berjalan meninggalkan dapur, lelaki itu berjalan ke ruang makan dan duduk di kursinya menunggu makanan yang masih di dapur dihidangkan.  Mika dan Lucky saling bertatapan bingung lalu menatap Sandra dengan raut wajah yang sama.  "Udah, kalian kayak enggak tau sifat Papa aja!" kata Sandra ringan sambil tertawa kecil seolah menyakinkan pada Mika dan Lucky kalau semuanya akan baik-baik saja.  "Mika, Mama ... mana makanannya Papa udah laper ini," seru Daniel agak berteriak dari ruang makan, spontan semua yang ada di dapur tertawa kecil. Tanpa di komando mereka semua mengambil makanan yang ada di meja dapur untuk dibawa ke ruang makan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN