Bagian 17 (END) ❀✿•♥•✿❀ 3 Tahun kemudian... “Ya Tuhan Khansa tunggu sebentar sayang!” teriak Benny ketika Khansa terus memanggil namanya dan menarik ujung bajunya. Kedua tangan Benny sibuk membuat adonan pancake. Lalu pandangannya beralih kepada Deva anaknya yang tengah duduk di kursi bayi sambil mengemut jemarinya. Setiap pagi rumah Benny selalu ramai dengan teriakan kedua anaknya, Khansa dan juga Deva. Sebelum berangkat kerja Benny membantu Anita mengurus kedua anaknya. Pria itu sangat menikmati kehidupannya, menjadi suami sekaligus ayah adalah anugrah terindah untuknya. Sejak kehadiran Deva di kehidupannya, hidup Benny menjadi lebih berwarna. “Papa, aku lapar…” teriak Khansa. Benny langsung menggendong tubuh mungil Khansa dan mendudukannya di meja makan, “Oke, seben

