Pulang

1198 Kata

Hanin menggeliat pelan ketika menyadari bahwa posisi tidurnya tidak nyaman. Perempuan itu membuka matanya sedikit, menoleh ke kiri dan menemukan sosok Adam dengan lengan memeluk erat pinggang Hanin. Mata Hanin langsung terbuka lebar. Ia menoleh pada jam dinding yang menunjukkan pukul 6 pagi. Hanin mengingat-ingat malam kemarin. Ia yang sudah mengantuk akhirnya memilih masuk kamar tamu yang memang seharusnya ditempati oleh Adam. Hanin melirik tubuhnya sendiri, lalu menghela nafas lega mengetahui bahwa masih ada pakaian yang melekat di tubuhnya. Berarti Adam tidak melakukan apapun pada Hanin, kan? "Dam," panggil Hanin mencoba membangunkan Adam. Tapi bukannya bangun, yang ada Adam malah menarik pinggang Hanin untuk lebih dekat dan menyurukkan kepala di leher sang gadis. Hanin menepuk pung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN