16

1008 Kata

Pertengahan bulan Juli, Ibukota dirundung hujan sejak pagi tadi. Cuaca akhir akhir ini memang sulit ditebak. Menjelang sore, gumpalan awan hitam masih berarak mulai beranjak, menyisakan rintik gerimis yang mampu membuat basah siapapun yang berlama lama berada di bawahnya tanpa naungan payung. Dengan langkah cepat setengah berlari, Airin menutupi kepalanya dengan tas selempang kesayangan menuju tempatnya bekerja.  Hari ini waktunya berganti shift, berangkat pukul empat sore dan akan berakhir tengah malam nanti. "Nggak bawa payung lagi?"  Sapa Ryan ketika gadis berambut panjang itu tengah sibuk membersihkan tas dan bajunya dari rintik air yang menempel, sesampainya di kafe. Yang ditanya hanya tersenyum, menampilkan deretan giginya yang berjajar rapi. "Kebiasaan." "Males aku tuh, ribe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN