Belum juga sampai di tempat tujuan, suasana asri mulai terasa. Menggunakan seratus persen dari alam, gubuk bambu itu nampak nyaman di gunakan. Di tengahnya, sebuah meja lebar membentang dengan berbagai macam hidangan di atasnya. Mereka berformasi mengelilingi meja persegi itu. Menatap hidangan yang tersedia di hadapan. Nasi liwet yang baru di 'entas' dari kendi berbahan tanah liat, hingga kepulan asap menari nari di atasnya. Ikan kakap dan ikan mas bakar berukuran besar, tumis kangkung yang harumnya semakin membuat cacing dalam perut meronta-ronta minta di manja, cumi goreng tepung yang ketika digigit terasa menggoyang di lidah. Ah, ya... Jangan lupakan pasangan olahan kedelai, si gurih tempe dan tahu goreng beserta sambal dan juga lalapan. Indra menelan liur. Tak sabar menci

