Author PoV Waktu memang akan berjalan terasa begitu lambat ketika kita tengah menantikan sesuatu. Seolah, setiap detiknya berlalu lebih lama dari yang seharusnya. Bintang masih terpaku menatap awan yang ber arak beriringan mengikuti kemana angin bertiup, ketika sebuah tangan menyodorkan sebotol minuman tepat di depan wajahnya. "Apa ini?" Bintang menoleh ke sumber dari mana tangan itu berasal. "Minuman dingin, ambillah," jawab lelaki itu santai. Kemudian turut duduk di samping Bintang. "Iya, tahu. Tapi ..." "Udah, nggak usah pake tapi. Tinggal minum doang sih, apa susahnya." Katanya cepat memotong kalimat Bintang. Tanpa berkomentar lagi, akhirnya gadis itu menerimanya. Lagi pula saat ini ia memang sedang sangat haus. Duduk terdiam tak melakukan apa-apa rupanya bisa menguras

