Invitation

1156 Kata

Kierra mendesah, apa yang dipikirkan Adrian kemarin? Dua kali dia menangis di hadapannya. Sekalipun beberapa bulan ini mereka sudah begitu akrab dan claim sepihak dari Adrian yang menyatakan bahwa dia adalah kekasih pria itu, Kierra belum pernah menceritakan tentang keluarganya. Semalam Kierra tertidur di pelukan Adrian dengan nyaman, rasanya dia ingin selamanya begitu. Apakah setelah Adrian bosan dengannya, dia akan keluar dari rumah ini dan digantikan oleh wanita lain? Pernyataan Adrian bahwa mereka sudah saling suka sejak dulu tidak terlalu dia percaya, beberapa kali mereka mengobrol di kampus hanya seputar masalah kuliah. Karena Adrian baik dia mengatakan itu, supaya Kierra tidak merasa malu. "Aku ke kampus dulu." Adrian menyelipkan rambut Kierra ke telinganya. "Kalau kamu sudah ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN