“Fa!” panggil Karenina sembari menghampiri Alfa yang sudah duduk di atas motor besarnya. Agak bingung, karena senyum yang biasanya laki-laki itu tunjukkan tidak terlihat. Alfa hanya bergumam dengan aura masam. “Aku sama Adi, ya,” ujar wanita itu agak tidak enak hati. Entah mengapa ia yakin jika Alfa sedang dalam mood yang tidak baik. Bukannya langsung menjawab, laki-laki itu malah menelisik wajah Karenina hingga membuat wanita itu merasa tidak nyaman. “Boleh?” tanya Karenina saat tidak juga mendapat jawaban. Meski merasa hubungan mereka belum jelas memiliki nama, namun Karenina merasa jika izin Alfa adalah satu hal yang harus ia dapat. “Memang mau ke mana?” tanya Alfa masih dengan wajah masam. “Mau jenguk Siska,” lirih Karenina masih mencoba menebak apa kiranya hal yan

