Karenina mencoba menjalani hari seperti tidak terjadi apa-apa. Satu minggu telah berlalu dari hari, di mana ia mengabaikan pertanyaan Alfa, dan berakhir dengan ia yang ngotot meminta pulang saat itu juga. Tentu saja Alfa tidak serta merta meng-iyakan permintaan Karenina, karena apa yang menjadi tujuannya menemui wanita ini belum terpenuhi. “Tapi seenggaknya kamu kasih aku jawaban dong, Ren. Sembilan tahun aku udah nunggu hari ini, dan aku bakalan kembali ditolak?” ujar Alfa kala itu, dan mampu menahan langkah Karenina yang sudah berdiri di pintu keluar rumah makan. “Kamu nggak mau ngehargai perjuangan aku, Ren?” Ada gurat kecewa yang terlihat begitu nyata saat itu. Bahkan Karenina sendiri tidak berani menatap lama mata Alfa yang menampakkan kegusaran. Karenina bukannya tidak i

