Mengikuti

1039 Kata

Dalam perjalanan pulang Saiqa tak menyadari kalau ada orang yang mengikuti dan mengawasinya. Gadis itu terlalu fokus menikmati suasana malam di kota kecil itu. Ia mulai menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan. "Ah nikmat sekali rasanya, kota kecil yang indah. Rasanya aku tak ingin beranjak dari sini." Gumam Saiqa yang fokus mengendarai sepeda motornya, sesekali melirik kanan kiri melihat cahaya lampu-lampu jalanan. "Ah ya aku harus mampir dulu untuk membelikan inaq dan Amaq sesuatu." Ucapnya lagi seraya mencari toko roti. Tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh gadis itu jika akan berada di titik ini dalam sekejap mata, mengingat bagaimana kisah panjang perjuangan mereka ketika kecil dulu bersama sang kakak tercinta. Dan kini Tuhan telah membalikkan takdirnya menjadi begitu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN