17

1386 Kata

"Mama ganggu gak? Boleh Mama masuk?" Fany yang sedang menatap layar laptopnya beralih menatap Rara. "Boleh kok, Fany juga gak lagi ngapain-ngapain." Rara duduk di tempat tidur Fany menatap Fany yang sedang membereskan buku-buku serta mematikan laptopnya. "Mama ada perlu sesuatu?" Tanya Fany sudah duduk di sebelah Rara. "Mama cuma mau nanya aja sih." "Nanya apa?" Rara duduk menghadap Fany, "Reagan temen Fany? Atau lebih dari temen?"  "Jujur aja, Mama gak akan bilang ke Papa kok." Fany mengangguk tanpa menatap Rara. "Lebih dari temen?" "Iya, lebih. Tapi bener ya Mama jangan bilang Papa." "Mama bilang pun Fany gak akan dimarahin sama Papa, kenapa Fany takut?" Fany meraih tangan Rara dengan wajah yang memelas. "Jangan bilang ke Papa, please." "Gimana coba kalo Papa tau?" "Maa,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN