30

1940 Kata

Reagan masih berada di balkon kamar Fany, niatnya hendak pulang malah urung dilakukan karena Fany menghalanginya. "Besok aku ke sini lagi, kamu tunggu di balkon. Aku pasti dateng besok." Ucap Reagan. Fany menggeleng dengan raut wajah sedihnya. "Aku janji." Fany memeluk Reagan menyembunyikan wajahnya di d**a Reagan. "Kita bakal sering ketemu, kamu tenang aja. Kalo kata Papa kamu jangan kemana-mana di dengerin. Gak usah capek-capek nemuin aku karena aku yang akan nemuin kamu tanpa kamu minta. Aku janji." Ucap Reagan sambil mencium puncak kepala Fany. "Bener?" Tanya Fany tanpa menjauhkan wajahnya dari d**a Reagan. "Bener." Fany pun menjauhkan wajahnya menatap Reagan dengan pandangan sendu. Kedua orang itu bangkit berdiri, Fany masih belum melepaskan genggaman sedari tadi. Mau tidak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN