Sanjaga Dewa

2630 Kata

Semalam, setelah kejadian di Mabes itu, Marsha memang sempat berdiri di titik yang rumit. Ia bukan perempuan tanpa hati, ia punya nurani, punya rasa kasihan. Namun rasa kasihan tidak otomatis berubah menjadi izin untuk seseorang masuk ke batas rumah tangganya. Di kepalanya, Marsha mengulang-ulang kalimat yang paling sederhana yaitu Neona boleh terluka, boleh sendirian, tapi tidak berhak menjadikan suami orang sebagai tempat pulang. Dan karena ia juga butuh pijakan agar tidak menilai hanya dari emosi, Marsha akhirnya mencari tahu dari Indila dengan cara yang paling dewasa. “Sebenernya, Sha, Neona punya keluarga yang retak, orangtua yang sibuk dengan hidup mereka sendiri, keputusan-keputusan yang membuat rumah jadi dingin dan tidak utuh. Tapi Neona juga bukan seseorang yang benar-benar “se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN