Basah dan Lengket

2062 Kata

Kalandra sungguh lelah sekali. Bukan lelah yang bisa diselesaikan dengan tidur panjang, melainkan lelah yang menetap di bahu, lelah tanggung jawab yang semakin berat seiring pangkat yang naik. Tiga hari misi rahasia, rapat berlapis sandi, koordinasi lintas zona hitam. Ada saja petinggi yang memilih aman, menyerahkan pengawasan lapangan pada anak buah. Tapi Kalandra tidak pernah nyaman dengan itu. Ia sudah disumpah. Dan sumpah, bagi dirinya, bukan sekadar kalimat yang dihafal, melainkan keputusan hidup. Sore itu ia mengemudikan Toyota Land Cruiser 76 Black Doff miliknya, mesin menggeram rendah, stabil. Jakarta mengalir di kaca depan seperti film bisu. Di kepalanya hanya ada satu bayangan sederhana yaitu steak, dapur sunyi, dan malam yang tenang. Begitu pintu penthouse dibuka, suara tawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN