Sayda melangkah menuju pintu tapi tangan Abisatya menariknya. Dia merasa sangat bimbang dan cemas, melarikan diri adalah solusi terbaik menurutnya saat ini. “ Kamu mau kemana?” “ Aku nggak bisa menikah denganmu Bi. Kemarin kesepakatan kita hanya bersandiwara sebagai sepasang kekasih saja kan? Bukan menikah?” “ Sayda aku betul-betul mencintai kamu. Aku nggak sanggup harus melepas kamu. Percayalah, akau buat kamu bahagia.” “ Kategori bahagia kita berbeda Bi dan menurutku pernikahan itu tidak layak untuk dijadikan mainan.” Sayda berupaya melepaskan diri namun Abisatya kembali mengetatkannya. “ Aku sudah jujur padamu Sayda, mengapa kamu tidak jujur dengan dirimu sendiri?” “ Nggak jujur gimana? Aku nggak tahu perasaanku sendiri ke kamu bagaimana Bi. Aku nggak mau menipu kamu dan diriku s

