"Wait, lo harusnya seneng dong nikah sama cursh lo! Lo termasuk orang yang beruntung, iya kan Rin?" ujar Rahma meminta persetujuan Airin. "Bukan masalah senengnya Ma. Gue emang seneng, tapi gue juga mikir. Mau jadi apa rumah tangga gue." Naura menghentikan ucapannya. "Kalau Bang Gaga gak cinta sama gue." "Gue tuh sadar banget, kalau yang di cinta sama Bang Gaga cuma Kak Felly," sambung Naura. "Ra, lo nyerah aja kalau lo gak bisa. Jangan di paksakan. Gue gak mau lo kenapa-napa," ujar Airin. Naura menyandarkan kepalanya di bahu Airin. "Gue..... gue bingung harus apa.... " Mereka semua diam, membiarkan Naura mengungkapkan keluh kesahnya. Namun tiba-tiba ponsel Naura berbunyi. Nayla, Maminya menelpon. "Bentar, nyokap gue nelpon," ujar Naura menghapus air matanya. "Halo, kenapa Mi?

