Sampai dua hari lamannya, aku masih merasa sangat sakit hati dengan apa yang di perbuat Asep. Kiosku tak pernah ku buka, aku pun juga tak ke pasar, malas kalau harus ketemu dengan laki laki ba*****n itu. Malu juga pada kenalan kenalanku disana, yang rata rata tau hubunhanku dengan Asep. Sungguh tak pernah sebelumnya aku merasa patah hati dan terhina seperti ini, bahkan mengalahkan kasusku dengan Om Justin dulu. Ternyata diselingkuhi itu sakitt banget, mungkin begini juga yang dirasakan Ardi dulu. Mungkinkah ini yang dinamakan karma?. Kerjaanku seharian hanya berdiam diri dikamar, membuat status status galau di media sosialku. Tak lagi kuhiraukan siapapun yang mengajakku bicara, termasuk Kasih. Padahal dua hari ini, dia selalu masuk ke kamarku, dan ingin mengajakku bicara, tapi aku tak m

