MEYAKINKAN SAUDARA

1570 Kata

Dami Mandala duduk di meja kerjanya, tenggelam dalam dunia yang ia ciptakan sendiri. Di depan matanya, puluhan kertas desain berhamburan—sketsa baju-baju terbaru dengan garis-garis tegas, lekuk elegan, dan catatan kecil tentang detail yang hanya bisa dibuat oleh tangan seorang perfeksionis. Mata cantiknya menelusuri setiap kertas, memikirkan warna yang tepat, kain yang cocok, dan sentuhan terakhir yang bisa membuat rancangannya tampak hidup. Dami tidak pernah puas dengan hasil kerjanya. Ia selalu merasa bisa membuatnya lebih baik, lebih sempurna, lebih bernyawa. Dan mungkin… itu caranya bertahan. Mengalihkan kesakitan, menekan luka lama, dan menyibukkan diri hingga tak ada ruang tersisa untuk menangis. “Kak, apa kau akan terus bekerja bahkan saat kau ada di rumah?” Suara itu membuatn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN