DIPAKSA MENIKAH

1121 Kata

“Julian, sebaiknya kau putuskan dengan tepat. Apa kau akan terus mengaguminya tanpa bisa mendekat… atau mencintainya tanpa pernah memilikinya.” Suara berat itu keluar dari seorang pria paruh baya yang duduk bersandar di kursi kulit hitam. Itulah Tuan Perez—mata tajam, wajah tegas, dan karisma yang memaksa siapa pun untuk patuh pada setiap ucapannya. Di hadapannya, Julian Perez berdiri kaku. Tubuh tegapnya tak bergerak, namun tatapan matanya menunjukkan badai yang ditahannya. “Ayah tidak ingin kau terus terjebak dalam kesendirianmu,” lanjut Tuan Perez. “Lebih baik kau kejar Dami. Nikahi dia, selesaikan semuanya. Kau bukankah laki-laki? Bertindaklah!” Julian tetap diam, kedua tangan mengepal di sisi tubuh. Ia menahan emosi yang sejak tadi bergolak di dadanya. “Tidak semudah membalikkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN