“Itu tidak akan pernah terjadi ayah, bagaimana pun ayah yang paling tahu, aku seperti apa,” ucap Gavin dingin. “Baiklah, ayah hanya bisa mengingatkan mu, jangan sampai kalian menyesal di kemudian hari, ayah akan segera istirahat, kalian juga pergilah ke kamar kalian,” ucap tua Leo pada sang putra. “Itu tidak akan pernah terjadi. Baiklah, sekarang kami akan kembali ke kamar, ayah juga istirahat, selamat malam, ayo!” ucap Gavin kemudian menarik tangan sang istri dari duduknya, membuat Ghea tersentak kaget gelagapan. “Selama malam ayah,” ucap Ghea sambil terus di seret oleh Gavin, sedangkan tuan Leo hanya menatap iba pada sang menantu yang di perlakukan seperti itu oleh putranya, tanpa bisa ia membantu, karena ia tahu seberapa keras kepala putra sulungnya itu. “Semoga semua ini segerla be

