45. Ungkapan

1338 Kata

'Cinta tulus tanpa pamrih pasti akan ada balasan dengan sama tulusnya juga.' * * * Fahri kini sedang berada di kampus, setelah tadi ia belum sempat mengutarakan apa yang dirasa karena Nara yang mengacaukan suasana ia mendapat telfon dari Pak Ranu kalau ada beberapa mahasiswa yang ingin bimbingan skripsi dengannya. Mau tidak mau dia akhirnya harus pergi ke kampus lagi setelah berpamitan dengan Aira. Tubuhnya ia sandarkan di sofa yang tersedia didalam ruangannya, pintu ruangannya terbuka menampilkan cengiran jahil Pak Ranu yang tengah menempelkan ponselnya ditelinganya. Fahri menatap Pak Ranu malas, ia sudah tau apa yang akan terjadi. "Iya sayang, aku udah makan siang kok. Kamu jangan lupa makan juga ya?" Ucap Pak Ranu pada sang istri disebrang telfon. "Aku pasti gak akan lupa, kan kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN