BAB 43 – Permohonan Maaf

1459 Kata

Maaf, aku telat UP terus ... Insyaa Allah mulai besok akan UP rutin setiap hari jam delapan malam ya, makasih, KISS ... === ===== Nadya seketika mendekap putrinya sesaat setelah Jingga siuman dan menangis. Ia terus meronta, suaranya menggema di ruangan IGD rumah sakit itu. “Ayah ... ayah ... ayah ....” Gadis kecil itu  terus saja memanggil ayahnya. Harun yang tengah duduk di ruang tunggu depan IGD, tersentak mendengar teriakan putrinya. Ia dengan cepat segera masuk ke dalam IGD menghampiri Jingga. Di pintu IGD, Harun sempat dicegat karena Biru tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan itu. “Pak, putri saya menangis memangil-manggil nama saya. Sementara putra saya tidak mungkin saya tinggalkan sendirian di luar sana. Saya mohon, tolong izinkan putra saya ikut masuk. Saya pastikan, ia ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN