BAB 38 – Kembali Kepelukan Adam

1559 Kata

Kota Batam, 28 Oktober 2007 Malam yang cerah di kota yang penuh dengan gemerlap lampu-lampu dari beberapa perusahaan industri. Ya, kota itu seakan tidak pernah tidur. Kehidupan di sana berjalan selama dua puluh empat jam. Jam di ponsel seorang wanita sudah menunjukkan pukul delapan malam. Wanita yang terbiasa mengenakan pakaian sedikit terbuka hingga memperlihatkan lekuk tubuh dan buah d*da sintalnya, kini kembali ke kota Batam dengan pakaian lebih sopan. Ia tidak sendirian, ia kembali bersama anak ke duanya—Daniel. Ia sengaja membawa serta pria kecil itu untuk menghindari keributan dengan suaminya. Adam sudah menunggu Rania di depan gerbang kedatangan penumpang pesawat. “Ra ... mana Yusuf, bukannya kamu bilang kamu juga akan membawa Yusuf?” Adam mempertanyakan keberadaan anak pertam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN