WARNING!! Mengandung part 21++ === ===== Harun mulai gerah, pasalnya ia tidak membawa satu pun pakaiannya. Semua pakaiannya tertinggal di kontrakannya. Tapi Harun yakin, beberapa pakaiannya masih tersimpan di dalam lemari di kamar dirinya dan Nadya. Tok ... Tok ... Harun mengetuk pintu kamar itu. “Siapa?” “Ini abang, Nad. Tolong buka pintunya, abang mau mengambil pakaian abang. Pasti masih ada tertinggal di dalam lemari.” “Tidak ada,” jawab Nadya, ketus. “Nadya, abang mohon ... tolong berhenti bersikap seperti itu. Maaf, abang izin buka pintunya ya.” Harun seketika menarik gagang pintu itu ke arah bawah. Kriiikk ... Pintu itu terbuka, ternyata Nadya tidak menguncinya. Harun terkejut melihat pemandangan yang indah di depan matanya. Nadya tengah mengenakan pengaman bagian atas

