Kelahiran bayi Rania yang prematur dan tiba-tiba itu pun akhirnya sampai ke telinga keluarga Rania di kampung halamannya. Mereka semua sangat bahagia. Terlebih bayi ke tiga Rania itu berjenis kelamin perempuan dan terkenal sangat cantik dan bersinar. Orang tua Adam dan orang tua Rania, bergegas terbang ke Batam untuk mengunjungi anak dan cucu mereka. Mereka ingin bertemu dengan anak yang mereka sebut-sebut dengan anak “batuah”. Anak istimewa yang mereka yakini akan membawa rezeki dan berita baik untuk keluarga mereka. “Assalamu’alaikum ... Ra, apa kabar kamu, Nak?” Ibu Rania seketika memeluk wanita itu ketika baru saja sampai di kediaman Adam. “Ibu ... katanya ibu tidak bisa datang ke Batam?” “Bagaimana mungkin ibu tidak bisa datang ke Batam sementara cucu ibu sedang membutuhan perawat

