Boram memindai seluruh area cafe dan tidak menemukan sosok Sam di manapun, membuatnya kembali melanjutkan langkah ke arah pintu keluar khusus pegawai berniat untuk pulang. Setelah selesai manggung dan membuatnya terbengong dengan ajakan kencan yang frontal di depan semua pengunjung cafe, Sam menghilang. Bukannya Boram mengiyakan ajakan cowok itu tapi dia ingin menolaknya secara halus. Mungkin ajakan kencan itu hanya bercandaan Sam jadi Boram juga tidak akan memikirkannya. Entah cowok itu berada di mana saat ini, yang pasti Boram akan pulang meskipun sendirian. Angin dingin malam minggu menerpa Boram sesaat setelah membuka pintu. Dirapatkannya jaket yang dikenakannya dan melangkah pasti ke arah halte. Baru lima langkah menjauh, suara menggelegar motor sport terdengar dari kejauhan. Boram

