Ethan melepaskan pelukannya dan ia menarik lengan Arin hingga Arin berbalik ke arahnya. Dan tanpa di sangka-sangka Ethan menangkup pipi Arin dengan sebelah tangannya dan ia menempelkan bibirnya pada bibir Arin membuat Arin memekik kaget. Tak ada perlawanan dari Arinka, Ethan mulai memberanikan memangut bibir Arinka. Tanpa di sangka Arin mulai memejamkan matanya dan membalas pangutan Ethan. Kedua tangannya memegang d**a Ethan yang berdebar. Keduanya berciuman di bawah guyuran hujan yang tak terlalu deras. Setelah puas memangut bibir Arinka dengan penuh kerinduan dan kelembutan, ia melepaskan pangutannya dengan masih menangkup kedua pipi Arin. Ia menatap wajah Arin dalam jarak yang sangat dekat, hingga hidung mereka saling bersentuhan. “Kau bahkan membalas ciumanku,

