Lingerie Merah

1808 Kata

Pernikahan yang selama ini selalu kutolak akhirnya terjadi. Kini, Bagas Wijaya —laki-laki idaman yang selama ini diam-diam kucintai— telah sah menjadi suami. Rasanya masih sulit percaya laki-laki rese dan jahil itu tahu-tahu datang melamar ke rumah. Selama ini, aku tak mampu menebak perasaan Kak Bagas seperti apa. Sikapnya tak menunjukkan dia memiliki perasaan lebih. Tak hanya sering meledek, pun dia sering judes ketika diajak bicara. Terkadang aku berpikir sendiri, mimpikah aku bersanding dengan laki-laki tampan dan gagah ini? Banyak wanita yang telah dibuat patah hati karena cinta mereka ditolak. Kak Bagas memang memiliki banyak teman wanita, tapi tak satu pun dari mereka memiliki hubungan lebih karena Kak Bagas menolak pacaran. Pikiranku melayang pada setahun silam ketika berkunjung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN