Bab 22 - (Calon) Mantu Idaman

1920 Kata

“Wah, siapa ini yang baru pulang kerja?” tanya Puri pada Elan yang baru saja masuk ke warung dua bersaudara. Bukan hanya Selin dan Hamdani yang mengenal Elan, tentu saja Puri dan Baskara pun mengenal salah satu pembeli setia mereka ini. Apalagi rumah Elan ada di dekat sini. “Kamu pulang kerja langsung ke sini, Mas El?” timpal Selin sambil memberikan uang kembalian pada salah satu pembeli. “Iya. Soalnya di rumah pasti nggak ada makanan.” Selin maupun Puri tidak heran dengan hal itu. Elan itu anak bungsu dari tiga bersaudara. Dua kakaknya sudah menikah serta memiliki rumah masing-masing. Elan tinggal bersama papanya yang merupakan anggota dewan legislatif. Hanya saja, saat ini papanya sedang dinas ke luar negeri sehingga Elan sendirian. ART? Mereka tidak membutuhkan itu karena Elan terb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN