Bab 21 - Jangan-jangan....

1710 Kata

Untungnya, Bina tidak kena semprot sudah berbohong tentang pulang telat lantaran harus menjenguk Tiwi. Ia beralasan terjebak hujan sehingga tidak jadi menjenguk dan syukurlah orangtuanya percaya sehingga masalah ini tidak membesar dan bisa dianggap selesai. Weekend pun Bina habiskan di rumah saja sendirian. Ya, sendirian karena para orangtua sibuk di warung sedangkan Niko ada job dan baru pulang menjelang sore. Saat tiba di rumah, hal yang pertama kali Niko lakukan adalah memeluk Bina dari belakang. Bina memutar tubuhnya sehingga kini posisi mereka berdiri berhadapan. Tanpa banyak bicara, Niko segera menghapus jarak di antara mereka dengan memulai sebuah ciuman yang langsung membuat Bina memejamkan matanya. Ciuman berlangsung tenang dan cukup lama sampai akhirnya keduanya saling melepas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN