USAI

1055 Kata

“Na!” Sapa Ilyas yang baru datang dengan mobilnya. Meski Gisna menunggunya tidak terlalu lama, namun Ilyas dan Refi merasa tidak enak hati. Dari raut wajah Gisna benar-benar sudah tidak membuat hati senang, apakah gadis itu benar-benar kehilangan Bryan. Refi tak mau bertanya lebih dalam, Gisna masuk mobil dengan wajah yang sudah ditekuk, tampak murung tiada semangat. “Gimana ketemu sama Bryan?” Tanya Refi berani menanyakan sesuatu hal. Gisna hanya menggeleng lemah, ia sendiri bingung harus bereaksi bagaimana. Dia benar-benar seperti orang yang ditinggalkan, terlebih ia tidak mengetahui jika Bryan sudah keluar dari kost. Pindah entah kemana. “Gue nggak tahu dia pindah kemana!” Ucap Gisna lemah. Tiba-tiba mobil berhenti, membuat Refi dan Gisna langsung terbelalak. Rupanya mobil yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN