EP. Safira&Arsya POV Arsya 2

1329 Kata

Tak bosan-bosannya aku memandang wajah cantik perempuan yang kini tengah memejamkan kedua matanya. Meski tidurnya sudah pulas tetap saja tangannya tak mau menyingkir dari pipiku. Kebiasaan baru Fira setelah hamil adalah membelai pipiku hingga ketiduran. Katanya jika tak melakukan itu dia tidak akan bisa tidur. Maka dari itu aku tak bisa meninggalkannya ke luar kota. Bumil chubby ini susah diraih. Aku harus melakukan berbagai cara untuk mendapatkan restu dari Papa mertua sekaligus sepupuku. Belum lagi Kakek Fathir yang over protektif sulit sekali untuk meluluhkan hatinya. Namun, aku tak mudah menyerah. Setiap hari membawa berbagai macam makanan ke rumah Kakek Fathir dengan alasan ingin sarapan bersama. Meski ditolak berkali-kali dan di sindir dengan ucapan sarkas Ihsan Dirgantara tidak m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN