“Nanti pulang jam berapa, Mas?” “Belum tahu, Sayang. Kalau kemalaman bobok sama Mama ya.” “Jangan malam-malam pulangnya!” “Aku usahakan pulang cepat.” Hari ini Kakek Fathir dan Opa Adam mengajak anak dan cucu menantu mengikuti galatama yang diadakan di empang sahabatnya. Perlombaan memancing dimulai pukul 10 pagi. Kemungkinan akan selesai hingga malam. Maka dari itu, aku meminta Mama menjaga istriku. Beberapa hari ini dia sering tidak nafsu makan dan mengeluh sakit kepala. Aku tidak akan tenang meninggalkannya sendirian di rumah karena Nenek tengah pulang kampung ke Bandung. “Nanti bawa ikan hasil pancingan.” “Sayang kalau itu aku gak bisa janji. Kamu tahu sendiri ‘kan aku tidak bisa mancing. Belum tentu nanti dapat ikan.” “Harus optimis dong, Mas. Pokoknya harus bawa pulang ikan.”

