"Ya Alloh ..." Jaya yang begitu cemas langsung berlari tunggang langgang keluar rumah, meminta pertolongan. "Nayaa ... Ferdi!" seru Jaya ketakutan didepan rumah tetangganya. Gedoran pintu terdengar bertubi-tubi, membuat siempunya rumah keluar dengan jalan terpogoh-pogoh. "Ada apa, Pak? Kenapa?" tanya Ferdi setengah sadar, jantungnya berdegup kencang, kaget dengan gedoran keras yang terasa menghujam dadanya. "Tolong saya," Jaya menatap gemetar tetangganya. "Istri saya pingsan, nafasnya tidak ada!" ucap Jaya ketakutan setengah mati, hatinya bagai diremas-remas. Takut hal buruk menimpa pada Hanum. "Astagfirulloh ..." Ferdi terperangah, rasa cemas kini mulai bergelayut didadanya. "Kenapa, Mas?" Naya yang keluar dari kamar menatap Ferdi dan Jaya bergantian. "Ayok, kita bawa kerumah sakit

