bagian 22 - Menyesal.

1321 Kata

Pov Author. Nafas Hanum {Ibu Rudi_red} menderu, di remasnya dengan erat gawai yang tergenggam di dalam tangan. Gambaran wajah kecewa Rissa yang menari-nari di kepala membuat hatinya panas bercampur perih. Perlahan kepalanya menoleh pelan dengan sorot tajam kearah kamar perempuan yang menjadi biang masalah. "Buk, istigfar ..." Ika mengusap lembut punggung Ibunya, Hanum bergeming sesaat lalu melangkah lebar menuju kamar Hella. "Heh jalaaang! Keluar kau dari sini. Lihat gara-gara ulah gatalmu, keluarga anakku jadi kacau berantakan!" maki Hanum pada Hella. Kakinya menendang pintu kamar dengan kuat, membuat Hamdan yang sedang asik memainkan mobil-mobilan menjerit karna ketakutan. "Sabar, Buk. Sabar ..." bujuk Ika sambil memegangi tubuh Ibunya yang ingin meringsek masuk ke dalam kamar. "Gar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN